Industri Mobile Video Games

28 November 2020

Photo by SCREEN POST from Pexels

Budaya Video Games sudah sangat melekat pada kehidupan gaya hidup dan hiburan saat ini. Dimana dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat dan kemudahan mengaksesnya membuat perkembangan video game secara teknis juga sangat berkembang pesat. dengan kemajuannya tersebut video game kini tak hanya lagi menjadi media hiburan yang hanya mampu dinikmati oleh kalangan tertentu yang memiliki perangkat tertentu yang mendukung untuk menjalankan program video game tersebut.

Kehadiran smartphone benar-benar menjadi sebuah gebrakan perubahan arah dalam kemajuan industri video games dimana kini kemudahan aksesnya sangat mudah, murah dan dapat di akses di berbagai tempat yang pada awalnya sangat tidak memungkinkan untuk bermain video game. Dengan sebutan yang sering di ucapkan sebagai Mobile Games karena mobilitasnya dalam bermain. 

Walapun sebenarnya sebelum adanya istilah Mobile Games tersebut sudah ada perangkat yang mampu memfasilitasi pemain video games agar dapat bermain dengan mobilitas dan fleksibilitas dalam bermain atau biasa disebut Portable Games yang dulu sempat sampai saat ini oleh beberapa brand dan perangkat konsol portable seperti Sony Playstation Portable yang sempat mengsisi kehidupan pada era 2005an serta Playstation Vita yang rilis pada tahun 2012 namun tidak mampu bertahan lama atau mungkin lebih lama lagi seperti Nintendo dengan Gameboy Series, DS Series nya, hingga Switch yang saat ini masih di nikmati oleh para kalangan pemain game.

Photo by Lucie Liz from Pexels

Namun dikarenakan aksesibilitas dan kemudahan serta kemurahan dalam mengakses perangkat tersebut membuat Mobile Games jauh dapat menarik lebih banyak pasar pemain dari berbagai kalangan dan lapisan. Dengan banyaknya Nama Nama Video game yang dengan gratis dan mudah di akses seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, ArcKnight bahkan permainan yang cukup panas di bicarakan dan di mainkan saat ini yakni Genshin Impact. 

Hal ini juga sangat merubah Industri Permainan Video Games dengan penghasilan yang mampu di peroleh dari perusahaan Publisher serta Developer Video Games dengan metode Games as a service dimana mereka merubah sudut padang Video Game sebagai wujud jasa yang bersifat berkelanjutan dan memberikan perkembangan serta pembaruan terhadap permainan yang mereka buat. dan mendapatakan penghasilan melalui currency atau mata uang untuk dapat membeli item atau fitur tambahan seperti battle pass guna untuk mempermudah progres yang didapatkan pemain ketika melakukan dibandingkan mendapatkannya secara manual atau sering disebut dengan Grinding. Model ini biasa disebut dengan Microtransaction.

Hal ini jelas menjadi keuntungan lebih bagi para Publisher serta Developer sebagai model bisnis yang mereka jalankan guna mendapatkan keuntungan serta penghasilan dalam industri permainan ini. Walapun terdapat beberapa sudut padangan yang berbeda dirasakan oleh para pemain yang merasa arah industri video game yang mulai secara gamblang mencari keuntungan.

Renhard Julianus Bernard.

Komentar

Postingan Populer